Bila anda ingin menjadi ibu yang hebat. Silahkan pelajari beberapa tips dibawah ini.
Sudah
menjadi tugas orang tua khususnya ibu untuk memperhatikan kebutuhan
anak anaknya termasuk kebutuhan khusus anak, masalah kebutuhan hidup,
perasaan, kejiwaan, sosial dan akhlak, termasuk kebutuhan anak yang
menderita cacat.
Masalah kebutuhan menurut para psikoloq
berhubungan erat dengan perbuatan, perilaku,dan kepribadian, maka
kebutuhan itu harus dipenuhi secara seimbang. Kebutuhan anak dibawah
usia 6 tahun hanya menggantungkan harapannya kepada ibunya maka para ibu
dan pendidik harus memperhatikan masalah ini semakin bertambah usia
anak semakin berkurang pula kebutuhannya pada orang lain.Karena mulai
bersandar pada dirinya sendiri.Tugas ibulah untuk mengajarkan anakagar
bisamengerjakaan urusannya yang berhubungan dengan dirinya sendiri.
Dalam
memenuhi kebutuhan dan saling membantu maka para ibu dapat menyusun
program yang tepat untuk mendidik dan mengajarkan pekerjaan yang sesuai
dengan usia anak dan kemampuannya. Sedang dalam memenuhi kebutuhan
akhlaknya,seorang ibu bisa memberi pelajaran untuk bersabar,
bersemangat, menjaga perasaan orang lain, menjaga tata tertib, dan
bersikap santun. Sehingga anak harus bisa menghargai orang lain, siap
mengorbankan kepentingan pribadi demi kepentingan orang lain, mudah
memaafkan dan berlapang dada.
Bagi anak yang ditinggal oleh
ayahnya, mereka punya kebutuhan yang khusus karena mereka mengalami
pukulan emosional yang cukup telak ketika menyaksikan kematian ayahnya.
Maka sang ibulah yang bertanggung jawab langsung terhadap pendidikan dan
pebinaan mereka.
Bagaimana usaha memenuhi kebutuhan mereka?
Kebutuhan mereka harus dpenuhi secara tepat dan seimbang. Jika tidak
akan berdampak pada pikirannya. Kebutuhan mereka bukan semata-mata hanya
kebutuhan jasmaninya saja, tapi juga dari sisi akhlak dan agama untuk
kepentingan sekarang maupun mendatang.
Kebutuhan anak dibedakan
menjadi dua. Yang pertama kebutuhan jasmani dan yang kedua kebutuhan
emosonional. Kebutuhan jasmani berupa:
1.Masalah makanan. Masalah
ini perlu diperhatikan. Bila terlalu lapar jadi kurus dan mudah marah
juga dapat menimbulkan penyakit.
2.Kesinambungan tidur dan
beristirahat. Dengan cukup tidur, anak tidak gelisah dan akan memiliki
tenaga untuk melakukan aktivitas lain setelah istirahat.
3.Kesehatan
dan kebersihan. Hal ini dapat terpenuhi dengan menu makanan yang tepat
dan bersih. Para ibu wajib memperhatikan kesehatan dan keselamatan
anaknya.
4. Aktivitas dan kegiatan anak harus dipantau demi
pertubuhannya. Apabila anak memanfaatkan sinar matahari dan merasa segar
dalam beraktivitas, anak akan memiliki otot yang kuat.
5.Masalah buang air kecil dan besar harus diperhatikan.
Anak
yang stress system pencernakannya tertanggu. Buatlah anak melupakan
kesedihannya dengan kesibukan dan aktivitas rutin yang menggembirakan.
Kebutuhan emosional. Kebutuhan tersebut antara lain:
1.Anak merasa diterima dan didukung. Anak membutuhkan hubungan baik dan persahabatan.
2.Kasih dan sayang. Anak sangat mengharapkan dimanja, dsukai, dan dicintai. Perasaan ini selalu ada sepanjang hidupnya.
3.Kelemahlembutan.
Sifat ibu yang lemah lembut dapat menjadi sahabat sejati bagi anaknya.
Kelemahlembutan bisa dijadikan sarana memperoleh apa yang diinginkan.
4.Perhatian dan penghormatan. Penghormatan merupakan hak setiap anak.Maka seorang ibu harus menjaga dan memperhatikan anaknya.
5.
Menangis dan bersedih. Seorang ibu harus bisa menerima tangisan dan
kesedihannya. Karena dengan melepaskan tangisnya dia akan merasa lega.
Biarkan beberapa saat.Kemudian tenangkanlah kegundahannya.
6.Riang gembira. Ciptakanlah suasana riang dan gembira agar anak melupakan kesedihannya karena kematian ayahnya.
7.Ketenangan
dan ketentraman. Para ibu harus bisa menciotakan lingkungan keluarganya
dalam keadaan tenang, tentram dan jauh dari perasaan gelisah.
8.
Kebutuhan lain-lain. Kadang anak memiliki sikap yang kurang wajar
setelah kematian ayahnya. Ibu harus bisa menerima sikap ini untuk
mendapatkan ketenangan dan keseimbangan.
Menyikapi
kebutuhan-kebutuhan tadi, maka peran ibu sangat penting. Ibu harus rela
berkorban demi kepentingan anaknya. Ibu harus mengambil sikap agar
anaknya tumbuh secara normal. Ibu harus selalu berada ketika anak dalam
kegelisahan, dan ibu harus bersikap lemah lambut.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar